Dukung Yuk Festival Sungai Cisanggarung 2018




FESTIVAL SUNGAI CISANGGARUNG
Cirebon, 24-25 November 2018

A.  PENDAHULUAN
Dalam sejarah kehidupan masyarakat sungai berada di ruang depan, sehingga terpelihara dan diagungkan, sebab sungai adalah kehidupan yang menjamin kelangsungan dan kesejahteraan hidup. Sriwijaya, Majapahit, Gowa, Bonne, Ternate-Tidore, Banten dan masih banyak lagi situs-situs sejarah lebih tua maupun lebih muda, menunjukkan keterikatan historis bangsa- bangsa Indonesia dengan sungai dan perairan, kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, industri olahan rakyat, perdagangan, perhubungan dan permukiman serta lainnya memastikan keterkaitan tersebut.
Seperti kita ketahui kerusakan sungai secara ekologi bisa menjadi parameter rusaknya tatanan kehidupan masyarakat sepanjang Daerah Aliran Sungai tersebut, hal ini dimulai dari ketidakpedulian masyarakat kepada sungai dengan perlakuan yang kurang tepat pada alam dan berdampak pada kerusakan alam , menyebabkan bencana bagi masyarakat, dengan berbagai macam kerugian baik secara material maupun non matrial. Kejadian Banjir Bandang Sungai Cisanggarung pada bulan februari bulan silam mengingatkan kita bahwa kegiatan mengkonservasi sungai dan mengurangi risiko bencannya lebih penting.
Belajar dengan Banjir Bandang Sungai Cisanggarung yang terjadi pada bulan Februari 2018. Kami sebagai masyarakat akan berpartisipasi dalam mengkonservasi sungai dan mengurangi risiko bencananya melalui kegiatan Festival Sungai Cisanggarung 2018 #MenganyamAksiNyata.  yang bertajuk “Sungai Sebagai Pusat Peradaban Bagi Kelangsungan Hidup Dan Kesejahteraan Bersama”.

B.  THEMA
#Menganyam_Aksi_Nyata

C.  MAKSUD DAN TUJUAN

MAKSUD    
Merangkum kegiatan dan program atau aksi yang pernah dilakukan Intansi/Lembaga/Perusahaan/Organisasi/Komunitas sepanjang DAS Cisanggarung baik melalui kegiatan kerelawanan, kesenian,  budaya, ekonomi kreatif sebagai upaya menggali peradaban dan kebudayaan sungai melalui gerakan partsipatif.  

TUJUAN
Mengajak dan mengingatkan semua komponen lapisan masyarakat dan pemerintah sepanjang Daerah Aliran Sungai Cisanggarung, bersatu padu tanpa melihat suku, ras dan agama, berperan aktif dalam #MenganyamAksiNyata dengan bebagai kegiatan rakyat untuk melestarikan Sungai Cisanggarung dan Pengurangan  Risiko Bencana (PRB).

D.  HARAPAN DARI KEGIATAN INI ADALAH
1.   Terbentuknya kegiatan patisipatif dalam memelihara dan merawat sungai yang dilakukan masyarakat baik secara individu maupun kelompok disepanjang DAS Cisanggarung secara arif dan bijaksana.
2.   Terbentuknya jalinan komunikasi antar organisasi, komunitas peduli sungai bersama masyarakat dan pemerintah khususnya desa-desa sungai yang mengangkat kearifan lokal dalam upaya meestarikan sungai.

E.  WAKTU PELAKSANAAN

Waktu      
:
Pukul 08.00 s/d 22.00 WIB
Tanggal
:
24-25 November 2018
Tempat
:
Ø   Lapangan Bola Cisanggarung Desa Cileduglor Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon
Ø   Bantaran Sungai Cisanggarung Desa Ciledug Wetan Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon

F.  BENTUK KEGIATAN

1.  Kirab Budaya. Setiap desa mengirimkan delegasi kampung yang ditunjuk dengan menyertakan Pasukan Jagabaya Kampung, Hiasan Hasil Bumi Dan Pekarangan diiringi iringan kesenian oleh warga kampung sungai. Pasukan Jagabaya terdiri dari lima orang yang berpakaian adat sunda berwarna putih putih dengan ikat kepala putih.
2.  Sedekah Sungai (Sedekah Caigede/ Babarit diikuti oleh masyarakat kampung desa-desa DAS Cisanggarung dari lintas  agama, kepercayaan dan kebudayaan  yang merupakan perwujudan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang maha Esa yang telah menganugrahkan Daerah Aliran Sungai Cisanggarung. Upacara  Sedekah Sungai memberikan pesan untuk selalu menjaga kelestarian alam, hutan dan lingkungan, pesan ini diberikan kepada seluruh Masyarakat Daerah Aliran Sungai Cisanggarung.
3.  Pentas Kesenian Tradisional & Modern yang akan dikuti delegasi kampung, sanggar seni, organisasi ataupun komunitas yang secara sukarela berpartisipasi dalam penanaman kesadaran melestarikan sungai dan mengurangi risiko bencana melalui pendekatan budaya dan seni.
4.  Pameran (Ekspo) Kampung dan Komunitas
Merupakan bentuk ekspresi dari Delegasi Kampung/Instansi/Lembaga/Perusahaan/Organisasi/Komunitas,seputar DAS Cisanggarung dengan menampilkan :
a.  Hasil Bumi, Kuliner, Ternak Dan Ikan Pekarangan Warga Desa Sungai
b.  Ekonomi Kreatif dan Dunia Usaha terkait
c.  Literasi Sungai
d.  Produk Unggulan Desa
e.  Poto Dan Gambar
f.  Kegiatan SAR`
g.  Kegiatan Konservasi Sungai
h.  Komunitas dan organisasi rakyat
5.  Kemah Peduli Sungai, merupakan kegiatan untuk membuka wawasan  dan kreasi generasi muda agar tahu pentingnya dalam upaya mengkonservasi Daerah Aliran Sungai dan mengurangi risiko bencananya. Kemah ini diikuti oleh peserta dari anggota Pandu, Pramuka, Pecinta Alam, Komunitas Peduli Sungai, Karang Taruna dan Organisasi/Komunitas Kebencanaan
6.  Lomba Kreasi Sungai
a.      Mewarnai Gambar
b.      Ambeng Festival
c.      Membuat Kreasi Panganan Berbahan Tepung
d.      Kolecer/kitiran  (Tradisional dan Modern
e.      Potografi
7. Bakti Sosial
a.      Mulung Runtah (Sampah) Di Sungai
b.      Membuat Ecobrick Massal
c.      Tebar Bibit Ikan di Sungai Cisanggarung
d.      Menanam Tanaman Adopsi Konservasi Sungai
e. Pemasangan Rambu, Titik Pantau TMA dan Peta Evakuasi Banjir Bandang
f.      Sablon Gratis
8.  Lokakarya Dan Diskusi
a.  Seni Tari Topeng
b.  Literasi Sungai
c.  Membuat Gerabah Tanah
d.  Diskusi Konservasi Sungai, SAR dan Pengurangan Risiko Bencana
e.  Market Place Online
f.  Pengenalan Water Rescue
9. Penutupan Acara
Penutupan Acara adalah bentuk syukur dari rangkaian Acara yang telah dilaksanakan, akan dilakukan di Panggung Utama serta diumumkan hasil lomba dan pembagian hadiah. Akan di deklarasikan masyarakat peduli konservasi DAS Cisanggarung.
10. Pelaporan Dan Pembubaran Panitia
Dilakukan untuk mengevaluasi kerja Panitia dan menyampaikan Laporan Resmi pada semua pihak dan pemerintah yang mendukung Acara Festival Sungai Cisanggarung yang diharapkan bisa berkelanjutan ditahun-tahun berikutnya.

G.  PESERTA

1.  Kelompok Peserta Festival Sungai Cisanggarung:
a.  Kemah Peduli Sungai

· Peserta dari Pramuka, Pandu, Komunitas, Karang Taruna

· Narasumber Lokakarya dan Latihan Bersama

· Pengamat/Peninjau dan wartawan
b.  Delegasi Kampung (Dusun,Pedukuhan,Blok)dari desa desa sepanjang DAS Cisanggarung
c.  Instansi/Lembaga/Perusahaan/Organisasi/Komunitas

2.  Lembaga yang Terlibat dalam Festival Sungai Cisanggarung:
a.  Organisasi Pemerintah;

b.  Perguruan Tinggi;

c.  Organisasi Non-Pemerintah;

d.  Organisasi Rakyat/ Adat;

e.  Organisasi Profesi, Perusahaan dan Asosiasi Usaha.

H.    PENYELENGGARA.
Panitia Festival Sungai Cisanggarung adalah gabungan dari organisasi dan komunitas serta pribadi yang SUKA dan RELA (Struktur Organisasi terlampir di Lampiran )

I.  PEMBIAYAAN.
Pembiayaan pelaksanaan Festival Sungai Cisanggarung diharapkan mendapatkan dukungan dari para pihak. Dukungan pembiayaan dapat diberikan dalam bentuk material kebutuhan kegiatan (in- natura), paket pembiayaan kegiatan tertentu maupun finansial. Sistem dan mekanisme hubungan dukungan pembiayaan dapat berupa : kerjasama program/kegiatan, penautan program kegiatan, donasi kelembagaan maupun perorangan, sponsor komersial dan lainnya.

Prinsip dari setiap dukungan pembiayaan adalah tidak mengikat dalam pengertian tidak memaksakan kepentingan apapun dan mempengaruhi proses dan substansi Festival Sungai Cisanggarung.

Jenis Kegiatan dan Pembiayaan Festival Sungai Cisanggarung meliputi :
1    Kesekretariatan
2    Kepanitiaan (penggalangan dukungan dan pembiayaan, komunikasi dan publikasi, pengarusutamaan Festival Sungai Cisanggarung, penggerakan dan pengorganisasian kepesertaan, koordinasi dan konsolidasi, dan lainnya);
3    Akomodasi seluruh pelaksanaan kegiatan Festival Sungai Cisanggarung, konsumsi dan mobilitas panitia di lokasi Festival Sungai Cisanggarung.
4    Keamanan, Keselamatan, Sanitasi dan Kebersihan, Kesehatan dan Kedaruratan
5    Komunikasi, Informasi dan Media Center;
6    Setiap peserta, talen, sanggar seni dan delegasi melakukan sendiri pembiayaan perjalanan, penginapan dan kebutuhan pribadi selama mengikuti kegiatan Festival Sungai Cisanggarung.
7    Peserta Pameran Sungai akan dikenakan biaya tempat pameran/expo;
8    Peserta kemah, lomba dan delegasi kampung akan dikenakan biaya pendaftaran dan operasional.
9    Khusus menyangkut hubungan pembiayaan oleh sponsor komersial, tata laksana akan disusun seadil-adil dan sejujur-jujurnya dengan menjunjung kepatutan dan etik bisnis, serta diikat dalam suatu perjanjian kerjasama bisnis;
10  Anggaran dan kegiatan akan dipertanggungjawabkan ke public;
11  Perkiraan Pembiayaan Festival Sungai Cisanggarung akan dilampirkan.


UNTUK INFORMASI DAN DUKUNGAN LEBIH LANJUT
HUBUNGI : 
Markas PETAKALA GRAGE
Jl. Letjend S. Parman, Pabuaran Kidul, Pabuaran, Cirebon 
                                    Jawa Barat 45188 
FB/halaman : Festival Sungai Cisanggarung
Instagram : @festival sungai cisanggarung
Portal : www.petakalagrage.org

 Untuk melihat organisasi pendukung bisa klik tautan dibawah ini :
https://www.petakalagrage.org/organisasi-pendukung-fsc

Yuk bareng Saudara Sejiwa Foundation mendukung kegiatan Festival Sungai Cisanggarung dengan menyebarluaskan pesan dan gagasan positif kegiatan tersebut kepada khalayak.

Kunjungan Alumni Japan National Council of Social Welfare - 8 Negara Asia Tenggara

Kunjungan Alumni Japan National Council of Social Welfare dari 8 Negara di Asia Tenggara ke Vocational Training Center Saudara Sejiwa pada Bulan September 2017





Program Pengurangan Risiko Bencana (PRB) - Disaster Risk Reduction (DRR)

Program Disaster Risk Reduction (DRR)/ Program Pengurangan Risiko Bencana (PRB)

Saudara Sejiwa Foundation sejak Tahun 2004 sudah konsen dalam Program Pengurangan Risiko Bencana, khususnya memberikan penguatan kepada pelajar dan masyarakat agar selalu siap ketika bencana datang.

Materi dikemas secara menyenangkan disesuaikan dengan kelompok usia peserta.
















Early Childhood Education Center (Pusat Pendidikan Anak Usia Dini)


Pusat Pendidikan Anak Usia Dini yang dikembangkan oleh Saudara Sejiwa Foundation berada di 2 lokasi, yakni : PAUD SEHATI yang berada di Kecamatan Dayeuhklot dan PAUD NOZOMI yang berada di Kecamatan Cileunyi.



Adapun program yang dijalankan adalah Taman Pengasuhan Anak, Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak.



Dan fokus pelayanan yang diberikan adalah :

1. Pendidikan anak
Meningkatkan kemampuan anak dalam berinteraksi secara verbal, penghayatan nilai-nilai sosial, pengembangan tingkah laku dan sikap disiplin melalui kegiatan terjadwal.
2. Pekerjaan sosial
Meliputi bimbingan sosial perorangan, kelompok maupun masyarakat, agar orang tua dan masyarakat dapat memahami masalah anak atau keluarga, pemahaman terhadap hak-hak dasar anak, serta penguatan pola asuh anak. Dimana dalam kegiatan ini Saudara Sejiwa Foundation memberikan kesempatan orang tua siswa/ masyarakat untuk bisa saling menukar pengalaman melalui metode diskusi kelompok yang menyenangkan.

Khusus Profil PAUD Nozomi bisa diakses di blog :

Youth Vocational Training Center (Pusat Pelatihan Keterampilan bagi Pemuda)



Dalam era globalisasi dan pasar bebas, maka persaingan di dunia kerja di Indonesia dirasakan akan semakin ketat. Persaingan tidak hanya dengan sumber daya domestik, namun juga bersaing dengan sumberdaya manusia dari luar negeri. Saat ini, syarat dan kriteria tenaga kerja sangat membatasi orang yang memiliki pendidikan terbatas. Sehingga kondisi tersebut memiliki risiko terhadap peningkatan pengangguran dan terbatasnya kesempatan kerja di perusahaan.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka masalah remaja akan semakin komplek dan menjadi persoalan sosial yang memiliki implikasi pada persoalan sosial lainnya.



Oleh karena itu, Community Learning Center/ Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Saudara Sejiwa bekerja sama dengan Save The Children Jepang  melaksanakan Program Penguatan Kapasitas Remaja melalui penyediaan beberapa pelatihan keterampilan.



Lokasi Terfokus kegiatan ini adalah Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung.
Sementara untuk lokasi terfokus kegiatan pemberdayaan remaja diwilayah lain seperti Ujungberung dan Cibiru, Saudara Sejiwa Foundation mendapat dukungan dari SD USA.



Program: Tanggap Bencana



TAKI-TAKI TEAM (TIM RESPON BENCANA)

Taki-Taki  Team Saudara Sejiwa hadir sebagai bentuk solidaritas lembaga terhadap persoalan masalah-masalah bencana di tanah air.
Taki-taki Team merupakan wadah relawan yang berminat melakukan  aksi sosial dalam tragedi bencana yang terjadi di tanah air.

Fokus dukungan yang dikembangkan Saudara Sejiwa Foundation  dalam program ini diantaranya adalah :
1. Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di sekolah dan masyarakat
2. Menggalang partisipasi relawan bencana melalui pelatihan berkala relawan seperti : Migitasi Bencana, SAR Evac, Manajemen Pengungsi, Trauma Healing, dll.
3. Melakukan intervensi langsung kepada korban bencana melalui pemulihan trauma korban (trauma healing) dan penyedian  Playground area sebagai therapy bermain bagi anak-anak korban bencana.
4. Kampanye penyadaran bencana melalui iklan layanan masyarakat, bulletin, radio komunitas,dll

Sejak tahun 2002, Saudara Sejiwa Foundation terlibat langsung dalam kegiatan lingkungan hidup dengan mempelopori berdiri PEPELING (Pemuda Peduli Lingkungan).
Adapun salah satu fokus kegiatan TAKI-TAKI TEAM adalah mendorong pengarus utamaan Program Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di semua sektor, khususnya di sektor pendidikan.



Mengingat Jawa Barat merupakan provinsi dengan tingkat kerawanan yang tinggi dan ancaman bencana seperti gunung api, gerakan tanah, banjir, longsor, kekeringan, gempa bumi, tsunami, serta angin puting beliung, maka TAKI-TAKI TEAM turut bekerja dalam pendidikan kebencanaan di sekolah.

Pembekalan Pendidikan Kebencanaan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bagi siswa sekolah dinilai strategis karena anak termasuk kelompok rentan yang dinilai penting untuk mendapatkan pengalaman dan peningkatan kapasitas dalam materi kebencanaan dan PRB. Selain itu, siswa-pun akan mampu melakukan penularan pemahaman tentang Pengurangan Risiko Bencana kepada teman sebayanya.



Untuk melaksanakan kegiatan ini, Tim Siaga Bencana Taki-Taki Tim mendapat dukungan peralatan bencana dari SDIA, SD Japan, SD German dan Japan National Council of Social Welfare (JNCSW).
Sedangkan untuk program Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana bagi Pelajar, Saudara Sejiwa Foundation bekerja sama dengan SD USA dan Japan National Council of Social Welfare (JNCSW).

Program: Wanita dan Anak-Anak





Pusat Konsultasi dan Pembelajaran Keluarga / Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)

Merupakan layanan konsultasi yang diberikan kepada keluarga dampingan yang memiliki permasalahan/persoalan psikososial.
Melalui Pusat Konsultasi dan Pembelajaran Keluarga, pelayanan yang diberikan antara lain:

- Penanganan Korban Tindak Kekerasan (KTK), berupa bimbingan sosial, bimbingan kewirausahaan, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), rujukan, dll.
- Pelayanan Konsultasi Keluarga, berupa bimbingan dan penyuluhan sosial, rujukan ke lembaga pelayanan kompeten.
- Program Pendidikan Keluarga seperti manajemen keluarga harmonis, penguatan pola asuh anak, penguatan sikap mental, emosional, dan spiritual, dll. Yang menjadi sasaran program ini termasuk keluarga muda yang baru memulai rumah tangganya.
- Program Penguatan Kelompok Dukungan.
- Sosialisasi dan advokasi program keluarga seperti: penerbitan buletin warta keluarga, talkshow di beberapa radio swasta dan RRI Bandung.